Semuanya terjadi begitu saja, pagi tadi (10/05/2012) dinyatakan bahwa pesawat buatan Rusia ini dilansir hancur menabrak lereng dinding gunung salak. Dari evakuasi Tim SAR dengan Helikopter Super puma TNI AU oleh pilot Mayor Pnb Levi dari Lanud Atang Sanjaya telah dikatakan bahwa itu adalah puing-puing pesawat sukhoi superjet 100 yang ditumpangi kurang lebih oleh 50 orang penumpang yang diantaranya yaitu 39 orang penumpang biasa dan 8 awak kabin hari Rabu kemarin (09/05/2012).
Selanjutnya, ujar dia, pilot dari pesawat tersebut meminta untuk memutar ke kanan dan kemudian menghilang dari pantauan radar pada pukul 14.33 WIB.
"Komunikasi radio pun terputus," katanya.
Tim SAR hari ini telah mempersiapkan beberapa hal untuk mulai pengevakuasian di tempat kejadian, namun tempat jangkauan pesawat jatuh terlalu jauh dan dilansir belum pernah terjamah oleh manusia. Para kerabat keluarga korban telah diberikan indikasi dan pengecekan status kekerabatannya oleh beberapa Ahli medis UI untuk diperiksa, agar pada saat pengecekan korban bisa ditangani dengan baik dan cepat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar